Rachel Vennya , Salim Nauderer dan manajernya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Ketiganya akan diperiksa polisi Senin depan dan menghadapi hukuman satu tahun penjara. akun Instagram. “Teman-teman, melalui artikel ini, saya dengan tulus ingin meminta maaf atas semua kesalahan saya yang membuat teman-teman saya marah dan sangat kecewa,” Rachel Vennya membuka unduhannya, seperti yang terlihat . "Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Saya belajar untuk bertanggung jawab dan mengikuti aturan sebagai warga negara Indonesia yang baik," lanjutnya.
Rachel Vennya juga bersumpah untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi di masa depan. Dia akan berusaha menjadi orang yang lebih baik.
Di akhir sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun bagi dirinya.
“Saya menyadari bahwa kesalahan yang telah saya buat sulit untuk teman-teman maafkan. Saya juga menyadari bahwa tulisan ini tidak dapat diterima sepenuhnya di hati teman-teman.
Tapi sekali lagi dari lubuk hati yang paling dalam, maksud saya saya minta maaf, saya ' maafkan aku, maafkan aku, "Rachel Vennya menulis dengan penuh kasih."
Untuk saat ini, saya akan menjalani semua prosedur hukum dan memikirkan semua sikap dan tindakan yang perlu saya perbaiki dalam hidup untuk menjadi orang yang lebih baik, " Lanjutnya, mengakhiri permintaan maafnya.

Rachel Vennya, Salim Nauderer dan manajernya telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jaya Metro, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, ada empat alat bukti yang memberatkan mereka. .
"Ya, harus ada bukti. Kesaksian ahli, bukti arahan, kemudian dokumen pernyataan. Hampir semuanya sudah ketemu, jadi kami menetapkan mereka sebagai tersangka,” ujarnya saat ditangkap. 11/2021).Berdasarkan hasil pemeriksaan, keterangan saksi membenarkan bahwa Rachel Vennya dibebaskan dari karantina dan tidak diadili. "
sumber : detik.com







0 comments:
Post a Comment